For me,,, tanggung jawab merupakan sikap konsisten terhadap jalan yang kita ambil. q mau sharing sedikit, based on true story. This story is not intended to find who is wrong, but just to take lessons in order not to repeat. I'm confused where to start.
Ketika seseorang memutuskan untuk melagkah lebih jauh terhadap pasangannya dengan cara "mengikat" tali pertunangan apakah dia sudah menimbang resiko2 yang ada baik "sukses" maupun "
Pertunangan bagi q merupakan hal yang "sakral" walau tidak sesakral pernikahan. Banyak hal yang harus dirubah mulai dari pola pikir yang bukan lagi penjajakan tapi mempertahankan. Bisa menerima kekurangan yang ada pada pasanganya. Tidak ada istilah " sebenernya q setengah-tengah mau menjalani pernikahan ma dy. q binggung mau gmn. dy labil". Kamu udah mengambil keputusan buat tunangan ma dy, sekarang km harus bertanggung jawab dengan pilihan kamu. Apakah g ada solusi buat merubah sikap dy yang labil? Bukan kah ini tujuan kamu dekat ma dy? kamu bilang ini "tantangan" buat ngrubah dy, biar hidup km bermanfaat. Apakah mbak kamu g pernah nasehatin ketika km bercerita kenal dengan perempuan itu dan bilang "g usah jadi pahlawan kesiangan"? all control is yours.... Semoga sepenggal kisah ini bisa menjadi renungan untuk kita semua agar lebih bertanggung jawab atas jalan yang kita ambil... Keep on Moving... Semanggatttt!!!!!!!!!! _^
nulis sambil ditemani lagu sandy sandoro- tak pernah padam ma ina-firasatku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar