Sabtu, 18 Februari 2012

Ria Rosyid (Operational Manager Perusahaan Swasta)

siang itu,,, kakak q datang dan meminta q menemaninya ke salon untuk merapikan rambutnya. tanpa pikir panjang, q pun menerima ajakannya. karena bosan menunggu, q ambil majalah lawas yang disiapkan chapster. dan....di salah satu majalah tersebut q temukan blog recomended yaitu milik chantal della concetta. karena penasaan, q search aja. yah,,, didalamnya q menemukan kisah-kisah wanita independent... wish I were as strong as they. here, one of the story

CDC : Boleh berbagi dengan kami bagaimana kondisi penikahan terdahulu?

RR : Setelah anak-anak besar mereka gak mau lagi ikut ayahnya bertugas dari satu negara ke negara lainnya. Akhirnya dengan pertimbangan mutu pendidikan dan masa depan anak-anak, saya memutuskan untuk tinggal dan kembali ke Belanda.

Saya pikir pernikahan yang sudah lebih dari 15 thn bahkan hampir 20 tahun sudah cukup bisa menjaga kepercayaan dan cukup mengenal bapaknya anak-anak.

Ternyata tidak.

Sejak kepulangan kita di Belanda dan dia mulai bertugas di Taiwan, sikapnya mulai berubah. Jadi ringan tangan padahal belasan tahun jadi istrinya dia belum pernah bersikap seperti itu.

Suatu hari di saat anak-anak di sekolah hanya karena alesan yang gak masuk akal dia marah besar, menendang saya dan mencekik leher saya.

Waktu yang bersamaan anak saya yang paling besar datang dan membela ibunya, jelas akhirnya anak sama bapak berantem baku hantam.

Sejak saat itu anak sulung saya jadi merasa khawatir dan mengusir ayahnya keluar dari rumah.

Kami berpisah tapi hukum di Belanda belum cukup kuat untuk membela kaum wanita.

Dia datang suatu hari membawa teman wanitanya, dia juga memakai kartu kredit saya yg dia curi untuk membeli tiket buat wanita itu.

Wanita itu orang Taiwan.

Dia datang dgn wanita itu dan bilang ke saya dan anak-anak bahwa wanita itu akan tinggal bersama saya dan anak-anak


CDC : Apakah seketika itu mba memutuskan akan berpisah dari suami?

RR : Sejak hamil anak ke-3 sebenernya.. Cuma saya masih berfikir demi anak-anak.


CDC : kenapa saat hamil?

RR : Dia mulai menyakiti badan dan ringan tangan.


CDC : Mba shock, atau kejadian itu predictable mengingat suami kasar dan memukul?

RR : Tetep shock. Gak pernah terlintas dia bakal berani di depan anak-anak membawa wanita itu.


CDC : Lalu tindakan apa yang dilakukan mba setelah itu?

RR : Membawa anak-anak pergi menjauh dari dia, karena dgn kejadian itu si bungsu jadi shock berat. Usianya 4 tahun tapi dia paling deket sama bapaknya.

Selama 1 tahun saya dan anak-anak di treat di psikiater.

Setelah setahun anak saya sulung yg meminta saya untuk pulang ke Indonesia..

Itu kejadian 6 tahun lalu.


CDC : Apakah mba bekerja saat perpisahan?

RR : Tidak, saya tidak bekerja.

Karena perpisahan itu saya harus menguatkan anak-anak. Jadi saya berhenti bekerja dan hidup kita hanya dari santunan dinas sosial.


CDC : Do you think the situation probably different if you do have a job at that time?

RR : Yeappp big different.

I stop working to give kids mental support.


CDC : Itu bisa terjadi karena saat itu mba tinggal di Belanda ya.. Sistem sosialnya lebih baik.

RR : Iya, untuk hukum yang berpihak pada wanita dimana-mana sama.


CDC : Kembali ke Indonesia, mba merasa memulai kehidupan dari nol?

RR : Bukan merasa tapi kenyataan.


CDC : Apakah ada tunjangan untuk anak-anak dari mantan suami?

RR : Tidak ada.

Bahkan menanyakan anaknya pun gak pernah.

Dia menghilang..


CDC : Jadi apa yang mba lakukan untuk menghidupi anak-anak?

RR : Saya bekerja. Untuk mencukupi kehidupan mereka dengan berbekal latar pendidikan saya.


CDC : apakah ada penyesalan atas pengalaman hidup mba?

RR : Awalnya iya tapi dengan berjalannya waktu saya malah bersyukur, kalau tidak ada pengalaman hidup seperti itu saya tidak akan pernah belajar untuk menggali kemampuan saya sendiri.

Dulu perjalanan keliling belahan bumi di luar indonesia karena ikut suami, sekarang karena pekerjaan saya, kemampuan saya.

Tidak mudah menjadi seorang ibu sekaligus jadi seorang ayah menghidupi 3 buah hati, tapi saya bersyukur saya mampu.

saya cuma berkeinginan mewujudkan impian ketiga buah hati saya, bersyukur si sulung sudah kuliah sekarang..


CDC : are you happy now?

RR : Yes I am and so does my kids now.


CDC : Mba kuat dan tabah menghadapi peristiwa yang terjadi pada mba. What makes you strong?

RR : kids.


CDC : If there is one thing you want to share to all women out there, what would it be?

RR : Never depend on the man, we do our job as a wife but in the other hand we must prepare the worst thing.

Jangan melupakan kodrat kita sebagai istri atau wanita tapi sebagai wanita kita juga harus bisa mandiri jika sesuatu terburuk terjadi.


so inspiring,,, bisa bangkit dari keterpurukan. benar-benar wanita HEBAT!!!!

SOURCE:

www.chantaldellaconcetta.com

Indo Vs India

Gara-gara di akhir tahun 2011 ma awal 2012 banyak yang nanya "enti, km ada keturunan india ya?". hihihi...sambil mikir dalam hati: "dimana miripNya". rada "geer" juga sih... :)
Jadi pengen flash back jaman pas q baru lahir. ada cerita lucu dari ibu ma nenek (ibuNy my mom). jadi setelah persalinan q, kan nenek q njenguk q. nah dy kaget liat q ketika masih bayi." KOg item bgt?Apa g' ketukar bayiNya", tanya dy. laugh out loud _^

Sabtu, 11 Februari 2012

Getting Older....


Sore ini ibarat q keluar dari kandang (abiz jarang keluar rumah kalau lagi mudik). sekitar jam 4 sore, q keluar untuk sekedar jalan-jalan menikmati suasana sawah sore hari... yah, sudah lama q g' begini. padahal dulu, ketika SMP hampir tiap sore q bersama ayah q pergi ke sawah untuk mengecek apakah tanaman yang di taman tumbuh dengan baik atau tidak. ayah q memang super dad. setelah pulang dari kerjaan rutinitasnya, masih sempat-sempatnya dia menyisihkan tenaga yang ada untuk mengurus sawah.
well,sekitar jam 4 sampai jam 5 sore memang waktunya bus-bus Sumber Alam lewat daerah tempat q.... jadi ingat kalau mudik, selalu menggunakan bus Sumber Alam... the first thing that crosses my mind when I saw Sumber Alam is Nyai (begitu sebutan keluarga q untuk memanggil ibu dari mamiq tersayang).
Sudah sekitar 1,5 tahun (seingatq), q g' ngeliat nyai. kangen banget,,, pengen banget mengunjungi jakarta untuk bertemu Nyai q.... huhhh....Nyai, q KANGENNN.... kangen belaian km, kangen dipanggil 'bentik', kangen denger lantunan doa dan shalawat kamu... kangen mendengar wejangan-wejangan kamu....

Kamis, 02 Februari 2012

What I Wore


Hmmm.... g bakal ada habisNy klw ngomongin tentang style. p lagi klw udah kumpul bareng temen-temen cewe. klw bukan tentang cowo , y style yg bahas....
Well... walau tren fashion sering berubah-ubah, tapi q g bgtu suka ngikutiNya. I wore what I want to wear.....masih dengan jeans, T-Shirt & Flat Shoes become my fav cloths.
But,,, lately I realize. I need to be more 'feminim'. hahaha.... how a silly state of mind! ;)
Pakaian g banyak motif, model yg g aneh-aneh masih menjadi prinsip berpakaian q... kayakNy udah di doktrin mba q deh...
berikut beberapa gaya berbusana yg mirip sering q gunakan:

1. Jumper with jeans (gaya mudik)
selain untuk melindungi tubuh dari angin, ternyata jumper juga bisa dijadikan untuk gaya. tinggal pilih warna yg sesuai aj dengan warna kulit kita.

2. kemeja
q suka banget menggunakan kemeja kayak gtu. 1 kemeja tp bisa dibuat banyak gaya. tinggal dipadukan dengan tank top. bisa dikancingkan, dikancingkan sebagian atau g sama sekali. Hmmmnnnn.... apalagi klw kemeja berbahan semi jeans. back to 80's style.... tinggal dipadukan dengan jeans dan wedges... looks simple and beuty!

3. Baju Raisa (sebutan yg q ciptakan sendiri)
welll... q mw cerita sedikit kenapa q sebut baju Raisa. gara2 temen q suka dengerin lagu raisa, q jd ikut2an suka. krn penasaran q search video "Could It Be" dari you tube yg jd fav q. Saat itu raisa sedang tampil di acara Indonesia Rising Star. dia pke baju mirip no 3 ni.... agak gombrong dipadukan jeans hitam, wedges dan aksesoris gelang, kalung. cantik banget..... sejak saat itu q hunting baju raisa. sampe nitip kakak q yg saat itu kebetulan lg d Jakarta njengguk nenekq. Tapi ternyata mahal bgt... g jadi beli deh :( . Tapi saat jalan bareng mba kos q d salah satu mall d jogja yg sedang ngadain diskon besar-besaran menjelang natal dan tahun baru. q ngeliat ada baju yg serupa tapi dengan harga yg miring bgt. akhirnya minggu berikutNy q beli :)

4. Sporty Sweety
Kaos santai dipadukan dengan hot pants bisa dijadikan kostum saat musim panas gni. But, I didn't recommended it ;)

Pada dasarnya q g rewel dengan apa yang q gunakan. Simple, casual dan g banyak motif gaya busana yg q kenakan dengan mix and match warna. Asal g salah kostum aja klw menghadiri acara. he... (padahal q sering pergi maem ma temen dengan pke sandal swallow biru kesukaan q).Semoga bisa menjadi tambahan referensi gaya berbusana kalian! :)

Lagi…lagi….Berantem lagi… :)

Awalnya g ada yg mengganjal dengan hari ini, semua normal. Malahan mendekati sempurna…. Mulai dari kakak yang berkunjung krn minta bantuan. Dan sebagai gantinya we spend time together in our fav place….yes, mall exactly just for window shopping. Kemudian, pulang dan bertemu sang motivator sejati q… yahh…mereka nampak senang melihat q. . . dan berharap hari ini q tidur dirumah, namun q memutuskan tetap pergi.

Tiba-tiba ketika q sedang menikmati kelelahan q , ada sms ajakan kumpul bareng temen2. Moment yang sangat sayang kalau dilewatkan. Mulai dari puskom, masjid Mujahidin berlanjut ke bundaran UGM kita datangi. Seneng banget….

Saat menikmati wedang ronde hangat ditemani perbincangan yang hangat pula tiba2 mba dewi (temenq d kos) sms. She said: “nduk…gek pulang rsh wengi2 (dhek… cepet pulang ya, g usah malam2)”. One of my friends ask :” udah dicariin ya?”. Memang ada yang g biasa,,,, tapi q coba buat g memikirkannya. Mungkin karna mba dewi khawatir j ma q.

Waktu udah menunjukkan jam 22.30 ,saatnya pulang. Walau q masih suka memperhatikan lampu-lamppu kota. Dengan di antar kedua teman q sampai Mandala Krida, kemudian q melanjutkan menarik gas My Sweety Grey sampai kos q . sesampainya d kos, ada yang berbeda. Tiba-tiba bapak-bapak d pos kamling seolah-olah memperhatikan kedatangan q . ternyata sebelumnya ada pertengkaran d kos q….haduhh… perasaan udah g keitung lg deh selama 3,5 tahun q dsini berapa banyak pasangan yg berantem maen pukul-pukulan d sini deh… bikin malu aj…. Sebenernya pernah ada keinginan untuk pindah. Selain faktor orang tua, q juga g bisa kalau g liat dhek Nathan (anak ibu kos) yang gemuk dan lucu itu. Yah… setiap denger dy bicara sering ketawa2 sendiri…. Ngomong bahasa Indonesia tapi dialek jawa. Belum lagi kalau dengar ibuNy cerita tentang kebiasaannya yang masih suka ngompol walau sudah kelas 3 SD. Allah adil dengan q , sering sekali memberikan kebahagian dengan kejutan sederhana tetapi mengena.

Sabtu, 21 Januari 2012

Melangkah

wawwwwww......malem mingguan. kali ini tetep sama. di rumah, kumpul bareng keluarga.... eits.... maksud q kumpul bareng ibu q yang lagi tidur gara2 kecapekan. sendirian deh,,,,, sambil ndengerin lagu2 raisa. tiba2 ada 1 playlist yang gw bgt dah. . .g bosen2 ndengerin lgu ini.... here are the lyric. check this out!!!!!

MELANGKAH
Dahulu ku bermimpi
Kisah cinta abadi bersamamu
Ternyata semua berakhir
Tak seperti yang ku harapkan
Baru ku mengerti ku sadari

Reff:
Oh ku tak sendiri
Pancaran sinar mentari
Menemani tiada henti

Oh dan tak ku sesali
Tlah ku lupakan dirimu
Tak mengapa, aku melangkah
Sendiri dapat ku jalani

Ternyata semua berakhir
Tak seperti yang ku harapkan
Baru ku mengerti ku sadari

Back to reff

Pernah ku terhanyut dalam sepi
Namun ku berani melangkah pasti
Tanpa dirimu

Back to reff [2x]

Sendiri dapat ku jalani
Sendiri dapat ku jalani

Breakup. . . natural thing :)



Awalnya merasa sedih,,, wajar. jadi g' semangat wajar ,,,.itulah yang q rasain dalam 1 minggu pertama terhitung sejak 29 November 2011. Hubungan yang q bina selama 20 bulan itu akhirnya berakhir hanya gara-gara ada wanita lain. Hmmm...ya sudah lah, emang itu jalannya. G' ada yang perlu dipersoalkan lagi. Untungnya, di samping q ada kakak, teman-teman dan sahabat yang selalu support q. Jadi hanya sebentar saja q "menikmati" kesedihan q. ada beberapa hal yang membuat q segera keluar dari dimensi "menikmati" kesedihan.
  • menyadari bahwa q sekarang hanya temannya. itu hal pertama yang harus ditanamkan dalam diri q. semakin kamu masih berharap, semakin sakit. so, quickly realized!
  • Berpamitan ma orang-orang terdekat dy. walau status kita hanya pacaran, namun q merasa perlu untuk berpamitan dengan orang tuanya terutama kakaknya. Apalagi mereka tau perjalanan kita selama 20 bulan itu. fatal akibatnya untuk dy kalau q g' berpamitan. banyak laki-laki yang tidak berani mengungkapkan kalu hubungan yang sudah dijalaninya telah berakhir. kasihan Mrs. Meeta (maaf sebut nama) , takutnya kalau orang tuanya masih mengira q sebagai pacarnya. Congratz y.... restu q ada untuk kalian :)
  • mencari kesibukan. Buat diri kamu sesibuk mungkin hingga g' ada waktu buat mikirin dy. banyak kegiatan yang bisa dilakukan antara lain pergi ke salon, shopping, nongkrong , ma jalan ke tempat yang belum sempat kamu kunjungi.

well, I know the breakup was a natural thing and I try not to drag on in sadness. I realized, I still have a lot lack. suryo, make mita happy. do not do the same thing